Rabu, 02 Desember 2009

Yun Hui dan Confusius - Saat Egoisme Direlakan Untuk Pergi

Yan Hui adalah murid kesayangan Confusius yang suka belajar, sifatnya baik. Pada suatu hari ketika Yan Hui sedang bertugas, dia melihat satu toko kain sedang dikerumunin banyak orang. Dia mendekat dan mendapati pembeli dan penjual kain sedang berdebat.

Pembeli berteriak: "3x8 = 23, kenapa kamu bilang 24?"
Yan Hui mendekati pembeli kain dan berkata: "Sobat, 3x8 = 24, tidak usah diperdebatkan lagi"
Pembeli kain tidak senang lalu menunjuk hidung Yan Hui dan berkata: "Siapa minta pendapatmu? Kalaupun mau minta pendapat mesti minta ke Confusius. Benar atau salah Confusius yang berhak mengatakan."
Yan Hui: "Baik, jika Confusius bilang kamu salah, bagaimana?"
Pembeli kain: "Kalau Confusius bilang saya salah, kepalaku aku potong untukmu. Kalau kamu yang salah, bagaimana?"
Yan Hui: "Kalau saya yang salah, jabatanku untukmu."

Keduanya sepakat untuk bertaruh, lalu pergi mencari Confusius. Setelah Confusius tau duduk persoalannya, Confusius berkata kepada Yan Hui sambil tertawa: "3x8 = 23. Yan Hui, kamu kalah. Kasihkan jabatanmu kepada dia."

Selamanya Yan Hui tidak akan berdebat dengan gurunya. Ketika mendengar Confusius bilang dia salah, diturunkannya topinya lalu dia berikan kepada pembeli kain. Orang itu mengambil topi Yan Hui dan berlalu dengan puas. Walaupun Yan Hui menerima penilaian Confusius tapi hatinya tidak sependapat. Dia merasa Confusius sudah tua dan pikun sehingga dia tidak mau lagi belajar darinya. Yan Hui minta cuti dengan alasan urusan keluarga. Confusius tahu isi hati Yan Hui dan memberi cuti padanya.

Sebelum berangkat, Yan Hui pamitan dan Confusius memintanya cepat kembali setelah urusannya selesai, dan memberi Yan Hui dua nasehat : "Bila hujan lebat, janganlah berteduh di bawah pohon. Dan jangan membunuh." Yan Hui bilang baiklah lalu berangkat pulang.

Di dalam perjalanan tiba2 angin kencang disertai petir, kelihatannya sudah mau turun hujan lebat. Yan Hui ingin berlindung di bawah pohon tapi tiba2 ingat nasehat Confusius dan dalam hati berpikir untuk menuruti kata gurunya sekali lagi. Dia meninggalkan pohon itu. Belum lama dia pergi, petir menyambar dan pohon itu hancur. Yan Hui terkejut, nasehat gurunya yang pertama sudah terbukti. Apakah saya akan membunuh orang?

Yan Hui tiba dirumahnya sudah larut malam dan tidak ingin mengganggu tidur istrinya. Dia menggunakan pedangnya untuk membuka kamarnya. Sesampai didepan ranjang, dia meraba dan mendapati ada seorang di sisi kiri ranjang dan seorang lagi di sisi kanan. Dia sangat marah, dan mau menghunus pedangnya. Pada saat mau menghujamkan pedangnya, dia ingat lagi nasehat Confusius, jangan membunuh. Dia lalu menyalakan lilin dan ternyata yang tidur disamping istrinya adalah adik istrinya.

Pada keesokan harinya, Yan Hui kembali ke Confusius, berlutut dan berkata: "Guru, bagaimana guru tahu apa yang akan terjadi?" Confusius berkata: "Kemarin hari sangatlah panas, diperkirakan akan turun hujan petir, makanya guru mengingatkanmu untuk tidak berlindung dibawah pohon. Kamu kemarin pergi dengan amarah dan membawa pedang, maka guru mengingatkanmu agar jangan membunuh".
Yan Hui berkata: "Guru, perkiraanmu hebat sekali, murid sangatlah kagum." Confusius bilang: "Aku tahu kamu minta cuti bukanlah karena urusan keluarga. Kamu tidak ingin belajar lagi dariku.

Cobalah kamu pikir. Kemarin guru bilang 3x8=23 adalah benar, kamu kalah dan kehilangan jabatanmu. Tapi jikalau guru bilang 3x8=24 adalah benar, si pembeli kainlah yang kalah dan itu berarti akan hilang 1 nyawa. Menurutmu, jabatanmu lebih penting atau kehilangan 1 nyawa yang lebih penting?"

Yan Hui sadar akan kesalahannya dan berkata : "Guru mementingkan yang lebih utama, murid malah berpikir guru sudah tua dan pikun. Murid benar2 malu." Sejak itu, kemanapun Confusius pergi Yan Hui selalu mengikutinya.

Cerita ini mengingatkan kita: Jikapun aku bertaruh dan memenangkan seluruh dunia, tapi aku kehilangan kamu, apalah artinya. Dengan kata lain, kamu bertaruh memenangkan apa yang kamu anggap adalah kebenaran, tapi malah kehilangan sesuatu yang lebih penting. Banyak hal ada kadar kepentingannya. Janganlah gara2 bertaruh mati2an untuk prinsip kebenaran itu, tapi akhirnya malah menyesal, sudahlah terlambat.

Banyak hal sebenarnya tidak perlu dipertaruhkan. Mundur selangkah, malah yang didapat adalah kebaikan bagi semua orang. Bersikeras melawan pelanggan. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga. (Saat kita kasih sample barang lagi, kita akan mengerti)

Bersikeras melawan boss. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga. (Saat penilaian bonus akhir tahun, kita akan mengerti)

Bersikeras melawan istri. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga. (Istri tidak mau menghirau kamu, semua harus "do it yourself")

Bersikeras melawan teman. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga. (Bisa-bisa kita kehilangan seorang teman)
READ MORE - Yun Hui dan Confusius - Saat Egoisme Direlakan Untuk Pergi

Selasa, 17 November 2009

Daftar Nama Menteri Keuangan dari Waktu Ke Waktu


Setelah 64 Tahun Menjadi Negara Merdeka, Menteri dari berbagai Departemen Silih berganti mengisi Kabinet di Republik ini, Salah satunya adalah Departemen Keuangan.

Untuk itu, saya coba tulis daftar menteri Keuangan yang menjabat dari tahun 1945 - Sekarang. Berikut ini daftar namanya... (semoga bermanfaat) :

Menteri Keuangan Dr. Samsi, kemudian diganti oleh Mr. A.A Maramis;
Kabinet Presidensial; 19 Agustus 1945 s.d. 14 November 1945.

Menteri Keuangan Mr. Sunarjo Kolopaking dan diganti Ir. Surachman Tjokrodisurjo;
Kabinet Sjahrir I; 14 November 1945 s.d. 12 Maret 1946.


Menteri Keuangan Ir. Surachman Tjokrodisurjo;
Kabinet Sjahrir I; 14 November 1945 s.d. 12 Maret 1946.

Menteri Keuangan Mr. Sjafruddin Prawiranegara;
Kabinet R.I.S.; 20 Desember 1949 s.d. 6 September 1950.

Menteri Keuangan Mr. Lukman Hakim;
Kabinet Susanto; 20 September 1949 s.d. 21 Januari 1950;
dan sampai Kabinet Halim; 21 Januari 1950 s.d. 6 September 1951.

Menteri Keuangan Mr. Sjafrudin Prawiranegara;
Kabinet Natsir (Kabinet Negara Kesatuan yang pertama); 6 September 1950 s.d. 27 April 1951.

Menteri Keuangan Jusuf Wibisono;
Kabinet Sukiman-Suwirjo; 27 April 1951 s.d. 3 April 1952.

Menteri Keuangan Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo;
Kabinet Wilopo; 3 April 1952 s.d. 30 Juli 1953.

Menteri Keuangan Dr. Ong Eng Die;
Kabinet Ali Sastroamidjojo I; 30 Juli 1953 s.d. 12 Agustus 1955.

Menteri Keuangan Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo;
Kabinet Burhanuddin Harahap; 12 Agustus 1955 s.d. 24 Maret 1956.

Menteri Keuangan Mr. Jusuf Wibisono;
Kabinet Ali Sastroamidjojo II; 24 Maret 1956 s.d. 9 April 1957.

Menteri Keuangan Mr. Sutikno Slamet;
Kabinet Karya; 9 April 1957 s.d. 10 Juli 1959.

Menteri Keuangan Ir. H. Djuanda;
Kabinet Kerja I; 10 Juli 1959 s.d. 18 Februari 1960.

Menteri Keuangan Ir. H. Djuanda dan R.M Notohamiprodjo;
Kabinet kerja II; 18 Februari 1960 s.d. 6 Maret 1962.

Menteri Keuangan R.M Notohamiprodjo;
Kabinet kerja III; 6 Maret 1962 s.d. 13 Nopember 1963.

Menteri Keuangan (Koordinator) Sumarno S.H.;
Kabinet Kerja IV; 13 Nopember 1963 s.d. 27 Agustus 1964.

Menteri Keuangan (Koordinator) Sumarno S.H.;
Kabinet Dwikora; 27 Agustus 1964 s.d. 28 Maret 1966.

Menteri Keuangan (Koordinator) Sumarno S.H.;
Kabinet Dwikora yang disempurnakan; 28 Maret 1966 s.d. 25 Juli 1966.

Menteri Keuangan Drs. Frans Seda;
Kabinet Ampera; 25 Juli 1966 s.d. 17 Oktober 1967.

Menteri Keuangan Drs. Frans Seda;
Kabinet Ampera yang disempurnakan; 17 Oktober 1967 s.d. 6 Juni 1968.

Menteri Keuangan Prof. Dr. Ali Wardhana;
Kabinet Pembangunan I; 6 Juni 1968 s.d. 27 Maret 1973.

Menteri Keuangan Prof. Dr. Ali Wardhana;
Kabinet Pembangunan II dan III; 27 Maret 1973 s.d. 31 Maret 1983.

Menteri Keuangan Radius Prawiro;
Kabinet Pembangunan IV; 31 Maret 1983 s.d. 21 Maret 1988.

Menteri Keuangan Dr. Johannes Baptista Sumarlin dan Menteri Muda Keuangan Nasruddin Sumintapura;
Kabinet Pembangunan V; Maret 1988 s.d. 1993.

Menteri Keuangan Drs. Mar’ie Muhammad;
Kabinet Pembangunan VI; Maret 1993 s.d. Maret 1998.

Menteri Keuangan Dr. Fuad Bawazier;
Kabinet Pembangunan VII; 16 Maret 1998 s.d. 23 Mei 1998.

Menteri Keuangan Dr. Bambang Subianto;
Kabinet Reformasi Pembangunan; 23 Mei 1998 s.d. 29 Oktober 1999.

Menteri Keuangan Dr. Bambang Sudibyo;
Kabinet Persatuan Nasional; 29 Oktober 1999 s.d. 28 Agustus 2000.

Menteri Keuangan Prijadi Praptosuhardjo;
Kabinet Persatuan Nasional; 28 Agustus 2000 s.d. 13 Juli 2001.

Menteri Keuangan Drs. Rizal Ramli;
Kabinet Persatuan Nasional; 13 Juli 2001 s.d. 10 Agustus 2001.

Menteri Keuangan Dr. Boediono;
Kabinet Gotong Royong; 10 Agustus 2001 s.d. 21-10-2004.

Menteri Keuangan Jusuf Anwar;
Kabinet Indonesia Bersatu; 21-10-2004 s.d. 07-12-2005., diganti oleh
Sri Mulyani Indrawati; 07-12-2005 s.d. 23 -10 - 2009.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati;
Kabinet Indonesia Bersatu II; 23 -10-2009 s.d. Sekarang
READ MORE - Daftar Nama Menteri Keuangan dari Waktu Ke Waktu

Selasa, 10 November 2009

ALAMAT RESMI WEBSITE PEMERINTAH PROVINSI DI INDONESIA


Sekedar berbagi informasi kepada teman teman yang ingin mengetahui daftar alamat website pemerintah Provinsi di Seluruh Indonesia.

Mudah Mudahan Informasi ini bermanfaat.. terutama saat pendaftaran CPNS Daerah seperti sekarang ini...

Tapi daftar di bawah ini Minus Provinsi Bengkulu ya..


http://www.banten.go.id

Website Resmi Provinsi Banten
 
http://www.nad.go.id
Website Resmi Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
 
http://www.sumutprov.go.id
Website Resmi Provinsi Sumatera Utara
 
http://www.sumbarprov.go.id
Website Resmi Provinsi Sumatera Barat
 
http://www.riau.go.id
Website Resmi Provinsi Riau
 
http://www.sumselprov.go.id
Website Resmi Provinsi Sumatera Selatan
 
http://www.lampungprov.go.id
Website Resmi Provinsi Lampung
 
http://www.jakarta.go.id
Website Resmi Provinsi DKI Jakarta
 
http://www.jabarprov.go.id
Website Resmi Provinsi Jawa Barat
 
http://www.jawatengah.go.id
Website Resmi Provinsi Jawa Tengah
 
http://www.pemda-diy.go.id
Website Resmi Provinsi DI. Yogyakarta
 
http://www.jatimprov.go.id
Website Resmi Provinsi Jawa Timur
 
http://www.kalbar.go.id
Website Resmi Provinsi Kalimantan Barat
 
http://www.kalteng.go.id
Website Resmi Provinsi Kalimantan Tengah
 
http://www.kalselprov.go.id
Website Resmi Provinsi Kalimantan Selatan
 
http://www.kaltimprov.go.id
Website Resmi Provinsi Kalimantan Timur
 
http://www.baliprov.go.id
Website Resmi Provinsi Bali
 
http://www.ntb.go.id
Website Resmi Provinsi Nusa Tenggara Barat
 
http://www.sulut.go.id
Website Resmi Provinsi Sulawesi Utara
 
http://www.sulteng.go.id
Website Resmi Provinsi Sulawesi Tengah
 
http://www.sulsel.go.id
Website Resmi Provinsi Sulawesi Selatan
 
http://www.malukuprov.go.id
Website Resmi Provinsi Maluku
 
http://www.papua.go.id
Website Resmi Provinsi Papua
 
http://www.kepriprov.go.id
Website Resmi Provinsi Kepulauan Riau
 
http://www.pempropjambi.go.id
Website Resmi Provinsi Jambi
 
http://www.gorontaloprov.go.id
Website Resmi Provinsi Gorontalo
 
http://www.nttprov.go.id
Website Resmi Provinsi Nusa Tenggara Timur
 
http://www.sultra.go.id
Website Resmi Provinsi Sulawesi Tenggara
 
http://www.malukuutaraprov.go.id
Website Resmi Provinsi Maluku Utara
 
http://www.ijbprov.go.id
Website Resmi Provinsi Papua Barat
 
http://www.sulbarprov.go.id
Website Resmi Provinsi Sulawesi Barat
 
http://www.bangkabelitungprov.go.id
Website Resmi Provinsi Bangka Belitung

(Sumber : www.depdagri.go.id ) 


READ MORE - ALAMAT RESMI WEBSITE PEMERINTAH PROVINSI DI INDONESIA

Kamis, 05 November 2009

Akhirnya Aku Mandi Dengan Air Galon


Dah beberapa hari ini air di rumah saya bermasalah...... sepertinya air itu malu malu keluar dari mulut kran... 

sampai pernah gak mandi berangkat ke kantor, di rumah sebenarnya ada air tapi diirit sedemikan hingga karena air nya dibeli dari penjual galon isi ulang... akhirnya  Mandi pakai air Galon.. (Sombong-Terpaksa).

Di Musim kemarau yg panjang seperti saat ini,,, air memang biasanya menjadi susah diperoleh.... (padahal taun taun sebelumnya, air PAM gak pernah bermasalh di tempat saya...),

Setelah saya melakuka investigasi (ceile).... akhirnya kutahu penyebabnya....

Rupanya... akibat pelebaran jalan di Urip Sumoharjo,,, PIPA AIR di depan KODAM Pecah/bocor di makan Bolduzer yang tiap hari gak pernah lelah membongkar/menggusur berbagai macam objek di pingir jalan..

Akhirnya Air PAM gak ngalir ke tempatku....... pas Ngalir Keruh penuh Lumpur..... Lengkaplah Penderitaan..



READ MORE - Akhirnya Aku Mandi Dengan Air Galon

Rabu, 26 Agustus 2009

Cara Mengusir Laron

LARON?  

yah. siapa yang tdak kenal dengan dia?.. Laron biasanya muncul pada malam hari ketika dekat dekat pergantian musim. Mereka menyerbu tempat - tempat yang terang di rumah kita seperti Lampu Listrik. dan tentunya sangat mengganggu.

Biasanya... untuk menghindarinya, maka ibu ibu di rumah akan mematikan lampu, sehingga Laron tersebut akan meninggalkan daerah yg gelap tersebut, tapi tentunya akan datang lagi kalau lampunya dinyalakan

Tapi, tahukah anda, bahwa ada salah satu cara menghentikan Laron yang banyak itu, tanpa gelap-gelapan?

Nih Pengalaman waktu saya kecil di kampung.. Orang orang di kampung dapat membunuh Laron yang banyak itu tanpa harus mengeluarkan banyak tenaga.

Cukup dengan menyediakan Wadah/Baskom/Loyang yang besar yang di isi air, kemudian di simpan tepat di bawah lampu yang menyala.

Tentu banyak yang heran, kenapa cuma dengan begitu Laron nya mati?.. nah itulah uniknya..

Air tersebut akan membuat Lampu Virtual bagi Laron dan Laron-Laron tersebut tentunya akan mendatangi sumber cahaya tadi. yang dikiranya adalah Lampu (padahal sebenarnya air, cuma karena memantulkan bayangan Lampu sehingga kelihatan seperti lampu bagi mereka).

Selanjutnya anda sudah bisa tebak sendiri kan, apa yg terjadi?? Laron tersebut tentunya Tenggelam dan Tewas Mengenaskan.

Selamat Mencoba yah....

READ MORE - Cara Mengusir Laron

Top Post